Frisian Flag Indonesia Berbagi Informasi Kebaikan Susu Melalui MilkVersation

Berita

May 16, 2018

Frisian Flag Indonesia Berbagi Informasi Kebaikan Susu Melalui MilkVersation

Frisian Flag Indonesia Berbagi Informasi Kebaikan Susu Melalui MilkVersation

Melalui MilkVersation, Frisian Flag Indonesia mengajak beberapa pakar di Indonesia untuk berbagi informasi lengkap mengenai kebaikan susu bagi masyarakat Nusantara.

Lebih dari 95 tahun hadir di tengah-tengah keluarga Indonesia, Frisian Flag Indonesia senantiasa menyuarakan kebaikan susu. Melalui MilkVersation, kali ini Frisian Flag Indonesia ingin berbagi informasi lebih dalam lagi tentang kebaikan susu dengan perspektif yang lebih lengkap. Mulai dari sejarah, proses produksi susu oleh peternak, hingga ke tangan konsumen, serta kandungan gizi dalam susu. “Kami ingin rekan-rekan media bisa menginformasikan kepada masyarakat tentang segala kebaikan susu dari berbagai sudut pandang. From Grass to Glass, perspektif ini ingin kami sampaikan karena manfaat susu bukan hanya untuk individu yang mengonsumsinya, tetapi juga bisa membuat keluarga peternak sapi perah terberdayakan. Lebih dari itu, susu mampu membangun bangsa yang lebih kuat,” papar Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro. 

Pembahasan mengenai sejarah membuka diskusi yang menarik untuk disimak. Dosen Jurusan Sejarang Universitas Padjajaran sekaligus Sejarawan Kuliner, Fadly Rahman memberi penjelasan tentang pemanfaatan susu sebagai bahan pokok pangan manusia sejak 8.000 SM khususnya di wilayah Timur Tengah. “Sejarah kehadiran susu hingga menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia tak lepas dari kebudayaan khas daerah setempat. Di Indonesia susu dan produk hewani lainnya telah dikonsumsi di beberapa daerah yang memiliki kebiasaan menggembala, seperti sejumlah area di Sumatera dan Sulawesi,” ungkap Fadly.

Selain itu, acara ini juga membahas mengenai wajah peternakan sapi perah di Indonesia yang menghadapi banyak tantangan dalam menghasilkan produk susu yang berkualitas. “Sebagai tulang punggung pemenuhan kebutuhan susu sapi segar dalam negeri, para peternak lokal banyak sekali menghadapi tantangan dalam menghasilkan susu yang berkualitas. Mulai dari masalah lahan hijau yang terbatas hingga sanitasi yang kurang baik. Hal ini menimbulkan celah antara tingkat permintaan, tingkat importasi, dan tingkat produksi yang harus segera diatasi,” terang Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Epi Taufik S.Pt, MVPH, M.Si, Ph.D.

Selain itu, para ahli juga mendiskusikan kontribusi susu untuk pemenuhan gizi keluarga Indonesia. Ahli gizi dan juga Dosen di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta 2, sekaligus Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Bidang Penelitian dan Pengembangan Gizi, Dr. Marudut, B.Sc. MPS, menjelaskan bahwa menurut Global Nutrition Report 2015, Indonesia masih memilki masalah gizi yang kompleks dengan indikator masih tingginya jumlah ballita kurang gizi dengan ciri pendek (stunting), kurus (wasting), kekurangan berat badan (underweight) hingga menderita anemia. “Susu berperan dalam perbaikan gizi di Indonesia. Karena susu merupakan salah satu sumber zat gizi pendukung pertumbuhan anak, yaitu protein, kalsium, fosfor, dan vitamin D. Selain itu susu juga mengandung asam lemak unik dan kompleks yang berperan positif pada peningkatan kesehatan, bukan hanya pada anak-anak, tetapi orang dewasa juga lansia,” papar Marudut.

Semua fakta tersebut menjadi landasan dari komitmen Frisian Flag Indonesia untuk terus memberikan yang terbaik bagi keluarga Indonesia melalui produk-produknya. Frisian Flag Indonesia pun berupaya memberikan dukungan menyeluruh pada rantai produksi dan distribusi susu di Indonesia, mulai dari peternak, mitra usaha, hingga menghadirkan teknologi dan inovasi terbaik untuk para konsumen.