FFI Mensosialisasikan Studi KAP Melalui Kunjungan Media Gerakan Nusantara Surabaya

Berita

Nov 25, 2015

FFI Mensosialisasikan Studi KAP Melalui Kunjungan Media Gerakan Nusantara Surabaya

FFI Mensosialisasikan Studi KAP Melalui Kunjungan Media Gerakan Nusantara Surabaya

Sebagai bagian dari komitmennya, FFI akan mengkaji hasil aktivasi Gerakan Nusantara melalui studi KAP (Knowledge, Attitude and Practice). Studi yang berupa rapid assessment test pada 31 sekolah terpilih ini, akan mengamati perubahan perilaku siswa dan siswi setelah dilakukannya edukasi gizi. FFI berharap bahwa studi ini mampu menjadi benchmark evaluasi implementasi dan acuan untuk kegiatan terkait selanjutnya.

Rabu, 18 November 2015 –Komitmen Frisian Flag Indonesia terhadap edukasi gizi berkelanjutan ditunjukkan melalui rangkaian kegiatan Gerakan Nusantara Media Visit Surabaya ke dua sekolah dasar terpilih, SDN Bubutan IV & SDN Wiyung I Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan studi KAP dan peranan penting edukasi gizi seimbang terhadap perubahan perilaku anak-anak sekolah dasar.

Kegiatan utama adalah talk show bertajuk “Talk Show Knowledge, Attitude, and Practice (KAP) Survey” di SDN Bubutan IV yang diisi oleh Refa Hayudi Griyanda (Brand Manager FFI), Ir. Ahmad Syafiq, MSc. Ph.D (Ketua Pusat Kajian Gizi Kesehatan FKM Universitas Indonesia), dan Melissa Ayu Ruslan (Edukator). Pemaparan hasil studi KAP rencananya akan dilakukan di Medan pada Januari 2016. Selanjutnya, hasil studi akan digunakan sebagai acuan untuk merencanakan program Gerakan Nusantara selanjutnya yang lebih efektif dan relevan. Turut hadir dalam talk show ini adalah perwakilan dari Kemendikbud, yaitu, Hamid Muhammad, PhD (Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah), Drs. Wowon Widaryat, M. Si (Direktur Pembinaan Sekolah Dasar), beserta para staf.

Pada kunjungan ke SDN Wiyung I, para murid dengan aktif mengikuti Kelas Edukasi, Outdoor Activities Area, dan Kantin Sehat. Para rekan media yang datang ikut berpartipasi mengikuti jalannya kegiatan dengan didampingi oleh edukator.

Pada tahun 2015, Gerakan Nusantara telah menjangkau sekitar 240.000 siswa di lima kota di Indonesia, yaitu, Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, dan Surabaya. Tak hanya itu, Gerakan Nusantara menjadi program yang sejalan dengan agenda mitra dan pemangku kepentingan lainnya dan telah mendapat pengakuan berupa penghargaan dari berbagai pihak. Beberapa penghargaan yang telah berhasil diraih adalah ‘Anugerah Peduli Pendidikan 2014’ (Education Care Award 2014) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 15 Oktober 2014’; ‘Edukasi Masyarakat Bidang Keamanan Pangan’oleh BPOM terkait CSR pada Februari 2015; dan ‘Corporate Nutrition Program’ oleh International Symposium on Food & Nutrition pada Juni 2015.