‘Cokoperimen’, Nikmatnya Frisian Flag Kental Manis Cokelat Berpadu dengan Beragam Jenis Makanan

Berita

Apr 15, 2019

‘Cokoperimen’, Nikmatnya Frisian Flag Kental Manis Cokelat Berpadu dengan Beragam Jenis Makanan

‘Cokoperimen’, Nikmatnya Frisian Flag Kental Manis Cokelat Berpadu dengan Beragam Jenis Makanan

Hadir dengan kampanye terbarunya ‘Cokoperimen’, Frisian Flag Indonesia mengajak para konsumennya untuk mencicipi aneka makanan yang dicampur dengan nikmatnya Frisian Flag Kental Manis Cokelat. 

 

Frisian Flag Indonesia mengawali tahun 2019 dengan kampanye ‘Cokoperimen’ dari salah satu produk unggulannya yaitu Kental Manis Cokelat. Dalam kampanyenya kali ini, Frisian Flag Kental Manis Cokelat mengajak masyarakat indonesia untuk berani bereksperimen dengan memadukan kental manis cokelat ke dalam beragam jenis makanan.

Pada tanggal 6-7 April 2019, ‘Cokoperimen’ hadir di Mall Kota Kasablanka dengan menyajikan aneka makanan mulai dari rujak, singkong Thailand, combro, sate taichan, batagor, mie jerit, dan berbagai macam makanan lainnya untuk dieksperimenkan dengan Frisian Flag Kental Manis Cokelat. Acara tersebut ternyata mampu menarik rasa penasaran dari para pengunjung mall yang akhirnya ikut memadati lokasi acara. Hanya dengan Rp 20.000 mereka bisa mendapatkan produk kental manis cokelat serta bisa mencoba semua jenis makanan yang kemudian dieksperimenkan dengan menggunakan kental manis cokelat dari Frisian Flag.

Amel, salah satu pengunjung ‘Cokoperimen’ mengaku senang bisa bereksperimen menggunakan kental manis cokelat yang dicampurkan dengan berbagai jenis makanan yang asin dan gurih. “Acara ini seru banget, sih, aku awalnya merasa agak aneh karena takut gak enak, ternyata pas aku coba makanannya tetap enak, dan rasanya unik. Tadi aku coba campur sate taichan dengan kental manis cokelat, terus batagor juga, dan rasanya enak,” ungkap Amel.

Pengakuan serupa juga dilontarkan oleh koki kenamaan jebolan ajang pencarian bakat Masterchef Indonesia Agus Sasirangan. Agus mengaku jika rasa manis dari Frisian Flag Kental Manis Cokelat menginspirasi dirinya untuk lebih percaya diri lagi ketika membuat ide-ide baru dalam masakan. “Saya terinspirasi untuk membuat tongseng menggunakan kental manis cokelat Frisian Flag sebagai pengganti kecap. Menurut saya rasa manisnya bisa menggantikan rasa manis dari kecap ataupun gula merah. Apalagi di dalam Frisian Flag kental manis cokelat terdapat kandungan vitamin dan mineral, jadi gak perlu takut untuk mencoba mencampurkannya ke dalam makanan atau masakan,” ungkap Agus di acara ‘Cokoperimen’.

Selama dua hari pelaksanaannya, sekitar 4.400 orang pengunjung memadati lokasi acara, untuk ikut bereksperimen menggunakan Frisian Flag Kental Manis Cokelat. “Pada kampanye kali, ini Frisian Flag ingin mengajak konsumen untuk menikmati nikmatnya rasa kental manis cokelat dengan cara baru yaitu dipadukan dengan makanan yang asin dan gurih. Pada acara ini, konsumen bisa mencoba makanan-makanan gurih, asin dan pedas yang dipadukan dengan kental manis cokelat yang tersedia pada booth booth di acara ini. Setelah datang ke acara ini, konsumen juga bisa mengaplikasikan eksperimen versi mereka sendiri di rumah,” Kami sangat senang karena acara ini disambut antusias oleh masyarakat. Selama dua hari ini acara kami terus dipadati pengunjung. jelas Ferdiansyah Hardianto, Brand Manager Prepare Beverages Frisian Flag Indonesia.

‘Cokoperimen’ juga mengajak para konsumen di seluruh Indonesia untuk ikut berkompetisi dengan menciptakan kreasi ‘Cokoperimen’ sendiri, yang kemudian dapat diunggah melalui sosial media. ‘Cokoperimen’ yang paling unik dan menarik yang akan dipilih sebagai pemenang.

“Tujuan dari kampanye kita ini adalah kita ingin memberikan excitement dan keseruan baru kepada konsumen yang tidak hanya terbatas pada ibu-ibu, tetapi kita juga anak muda. Sebagai market leader tentunya kita harus terus berinovasi dan memberikan sesuatu yang berbeda untuk konsumen. Harapannya pasti ingin terus menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dan terus mempertahankan posisi menjadi market leader pada pasar Kental Manis di Indonesia,” kata Ferdi.