Bewara Live Show Hadir Menyapa Peternak Susu di Tulungagung

Berita

Mar 28, 2019

Bewara Live Show Hadir Menyapa Peternak Susu di Tulungagung

Bewara Live Show Hadir Menyapa Peternak Susu di Tulungagung

Bewara Live Show, untuk pertama kalinya menyapa para peternak sapi perah di Tulungagung, Jawa Timur. Bekerja sama dengan Koperasi Bangun Lestari, Frisian Flag Indonesia berbagi informasi dan bersilahturahmi dengan 200 peternak susu.

 

Bewara Live Show merupakan salah satu wujud nyata komitmen Frisian Flag Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah di Indonesia. “Sejak tahun 2009 Dairy Development Program (DDP) sudah dijalankan oleh Frisian Flag Indonesia, namun baru di tahun 2018 daerah Tulungagung tersentuh program ini secara nyata. Selama ini mereka hanya menerima berupa pemberian tabloid Bewara, streaming siaran radio Bewara, dan pelatihan-pelatihan dari tim DDP mengenai GDFP, kualitas susu, dan lain-lainnya. Pelaksanaan program ini di Tulungagung sangat penting karena saat ini Koperasi Bangun Lestari menjadi salah satu supplier susu segar terbesar ke FFI,” ujar Viyanthi Silvana, Internal Communication Manager Frisian Flag Indonesia.

Kehadiran Bewara Live Show di Tulungagung menjadi oase bagi para peternak sapi perah di sana. Selain bisa menimba ilmu bersama, mereka juga saling bersilaturahmi dengan sesama peternak lainnya, ditambah dengan permainan uji kekompakan dan pengetahuan tentang peternakan sapi perah, yang telah mereka dapat selama ini. Adin, salah seorang peternak sapi perah di sana, mengungkapkan kebahagiaannya atas penyelenggaraan acara ini di kotanya.

“Selain menghibur, acara ini juga memberikan saya banyak informasi baru tentang bagaimana mengelola peternakan sapi perah. Inginnya, sih, sering-sering diadakan acara seperti ini di sini, dan kalau bisa kapasitas pesertanya yang diundang lebih banyak lagi. Karena masih banyak teman-teman peternak yang tidak bisa masuk karena kapasitasnya tidak cukup,” ujarnya.

Keinginan para peternak Tulungagung untuk maju dan berkembang dalam menjalankan usaha peternakan sapi perahnya sangat besar, dan Bewara menjadi salah satu media referensi bagi mereka untuk belajar lebih baik lagi mengenai tata laksana & tata kelola peternakan sapi perah. Adin yang menjalankan usaha peternakannya secara turun temurun dengan menggunakan cara yang tradisional, kini sudah merasakan dampak perubahan besar dengan mencoba belajar dan mengikuti cara mengelola peternakan sapi perah sesuai standar internasional yang berlaku.

Dairy Development Program Supervisor Frisian Flag Indonesia yang bertugas di Jawa Timur, Fajar Hari Setiabudi mengakui bahwa kondisi peternak susu di Tulungagung memang haus akan informasi. Mereka yang ingin mengubah nasib menjadi lebih baik, kini mulai ‘melek’ informasi, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi internet.

“Ya, pastinya mereka haus akan informasi. Karena selama ini yang tersentuh hanya parsial saja. Nah, ketika ada Bewara Live Show, kita kumpulkan dalam jumlah yang besar, respons mereka pun luar biasa terhadap acara ini. Sejauh ini informasi edukasi yang mereka terima berasal dari tim koperasi dan FFI melalui tim DDP area, antara lain melalui kegiatan yang rutin kami lakukan, yaitu penyuluhan bulanan, tabloid Bewara, dan siaran radio Bewara. Selain itu, mereka juga mulai memanfaatkan gawai mereka untuk mencari informasi di Google dan YouTube,” jelas Fajar.