Facebook Pixel

‘Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia’, Wujud Nyata Perangi Rasa Lapar Balita Indonesia

Our Milkpedia

Berita

Dec 21, 2020

‘Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia’, Wujud Nyata Perangi Rasa Lapar Balita Indonesia

‘Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia’, Wujud Nyata Perangi Rasa Lapar  Balita Indonesia

Bekerjasama dengan Food Bank of Indonesia (FOI), Frisian Flag Indonesia (FFI) turut memerangi kelaparan pada balita dalam Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia dengan memberikan produk susu bubuk pertumbuhan Susu Bendera®. Program ini memberikan bantuan pangan bergizi termasuk susu bagi para balita, edukasi bagi publik melalui webinar, pelatihan digital bagi para ibu dan kader, serta penghargaan bagi bunda teladan yang dilangsungkan di akhir tahun 2020. 


Masih tingginya angka gizi buruk di Indonesia, mendorong FFI untuk kembali turut andil dalam memerangi kondisi tersebut. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar oleh Kementerian Kesehatan tahun 2018, 3,9% balita mengalami gizi buruk, 13,8% balita menderita gizi kurang dan 30,8% mengalami stunting.

Kali ini FFI bersama FOI mengajak para ibu bergerak bersama memerangi kelaparan pada balita di 15 kabupaten/kota di Indonesia. Program yang diinisiasi oleh FOI ini bertujuan untuk membantu memerangi kelaparan pada balita. Kerjasama ini juga digelar FFI untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang.

“Kerjasama dengan FOI melalui Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia ini menjadi langkah nyata mewujudkan komitmen kami untuk membantu memenuhi kecukupan pangan dan gizi balita di Indonesia. Peranan ibu sebagai manajer keluarga menjadi dasar latar belakang aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Ibu dan dengan melibatkan para ibu di berbagai kota ini, kami berupaya untuk mendukung peningkatan status gizi anak dan keluarga serta memerdekakan Indonesia dari rasa lapar,” Jelas Corporate Affairs Director PT. Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro.

Dorongan untuk memberantas gizi buruk dan rasa lapar di Indonesia semakin kuat ketika data riset dari FOI menyatakan bahwa ada 27% balita Indonesia yang pergi ke sekolah (PAUD) dalam keadaan lapar karena tidak sarapan. Yang mengejutkan lagi , jumlahnya mencapai sekitar 40-50% balita di wilayah perkotaan yang padat dan miskin. Kondisi lapar membuat anak-anak tidak focus dan tidak semangat dalam mengikuti kegiatan belajar dan berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak.

“Kami sangat senang mendapati FFI yang begitu antusias mendukung kegiatan Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia. FOI bertujuan untuk membuka akses pangan dan berupaya mencegah kelaparan sehingga dengan adanya aksi ini dapat membantu balita Indonesia ke pangan dan gizi yang lebih baik. Semoga kerjasama dengan semua pihak dapat menghantarkan Indonesia mencapai impian merdeka 100% dari rasa lapar,” papar Founder Foodbank of Indonesia, Hendro Utomo.

Kondisi ini semakin diperburuk oleh masa pandemi yang belum berujung. Kondisi kemiskinan dan daya beli pangan yang menurun mengakibatkan keterbatasan akses, ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan sehat serta sumber gizi keluarga. Menyikapi hal ini, FFI dan FOI memberikan akses pangan bergizi kepada 50.000 balita di 15 titik wilayah, termasuk distribusi pangan ke Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Jakarta, Tanggerang, Yogyakarta, Lampung, Lombok, Malang, Palembang, Pandeglang, Semarang, Solo dan Surabaya.