Manfaatkan Media Digital, Program Gerakan NUSANTARA Sebarkan Ilmu Gizi dan Jangkau 387 ribu Siswa pada 2019

Berita

Dec 23, 2019

Manfaatkan Media Digital, Program Gerakan NUSANTARA Sebarkan Ilmu Gizi dan Jangkau 387 ribu Siswa pada 2019

Manfaatkan Media Digital, Program Gerakan NUSANTARA Sebarkan Ilmu Gizi dan Jangkau 387 ribu Siswa pada 2019

Setelah berlangsung selama 100 hari, Frisian Flag Indonesia secara resmi mengakhiri berlangsungnya Program Edukasi Gizi Gerakan NUSANTARA 2019. 

 

Program Edukasi Gizi Gerakan NUSANTARA, yang merupakan program kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, pada tahun ini berhasil menjangkau 750 sekolah dan 387.454 siswa, melalui kegiatan edukasi langsung di sekolah. Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini GerNUS memanfaatkan media digital dalam melakukan kegiatan pelatihan pada guru-guru, yang dapat diakses melalui www.frisianflag-edukasigizi.com dan pelatihan tatap muka melalui video tutorial dengan 1.300 guru, yang juga bisa diakses secara daring.

“Kami sangat senang bahwa yang kami canangkan dalam penyelenggaraan Gerakan NUSANTARA 2019 ini dengan memanfaatkan media digital, mendapat perhatian khusus dari guru dan tepat sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyerukan hal serupa, yaitu untuk memberikan ‘bantuan’ kepada guru dalam menjalankan tugasnya. Pemanfaatan media digital yang tepat akan menyulut kreatifitas dan semangat berinovasi dalam menyampaikan materi didik,” ungkap Andrew F. Saputro, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia.

Untuk dapat menjalankan program pemanfaatan media digital dalam GerNUS 2019, FFI bekerjasama dengan pakar edukasi digital, Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA. “Era digital pedagogy perlu untuk terus dipenetrasikan kepada guru dan murid saat ini. Studi menyatakan bahwa penggunaan teknologi digital kontemporer dalam proses belajar mengajar memiliki manfaat yang luar biasa dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dengan cepat dan akurat. Ini yang menjadi dasar kami bersama Gerakan NUSANTARA dalam mendesain platform ini. Ke depannya, kami akan terus melakukan penyempurnaan aplikasi agar bisa lebih banyak membantu guru-guru dalam memperoleh pengetahuan gizi yang lebih baik, dengan materi yang disusun PKGK UI tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),” papar Prof. Eko.

Mengomentari pelaksanaan Program Edukasi Gizi GerNUS 2019, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud, Dr. H. Khamim, M.Pd, menyampaikan rasa optimisnya tentang dukungan pihak swasta terhadap peningkatan mutu pendidikan. “Kami menghargai upaya pihak swasta yang membantu memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Dengan arus informasi yang cepat saat ini dan murid yang semakin terpapar perkembangan teknologi, Kemendikbud memiliki kewajiban membantu para guru dalam memanfaatkan dan memaksimalkan proses belajar menggunakan teknologi digital. Kami sangat senang bahwa program Edukasi Gizi Gerakan NUSANTARA 2019 mau bersama-sama memulai perubahan ini,” jelas Khamim.