Kapan Waktu yang Tepat untuk Minum Susu bagi Orang Dewasa?

| 05 Sep 2017

Kapan Waktu yang Tepat untuk Minum Susu bagi Orang Dewasa?

Anggapan bahwa susu hanya untuk diminum anak-anak sudah tidak berlaku. Justru kebutuhan tubuh  akan kalsium meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Agar asupan kalsium bisa optimal diserap tubuh, minum susu pun tidak bisa sembarangan. Mulai dari jenis susu hingga waktu yang tepat untuk minum susu, semua ada aturannya.

Karena sudah menyelesaikan fase pertumbuhan optimal, banyak orang dewasa yang mengira tidak lagi memerlukan susu. Padahal susu diperlukan semua umur, termasuk orang dewasa. Namun yang perlu diperhatikan adalah pola konsumsi anak-anak dan dewasa yang berbeda. Untuk orang dewasa, dianjurkan memilih susu rendah lemak dan tinggi protein serta kalsium.

Bagi orang dewasa, kalsium dan protein yang didapat dari susu bisa menjadi “tabungan” bagi tubuh. Pada masa anak-anak hingga remaja, proses pembentukan tulang terjadi lebih banyak dan pada usia dewasa penyerapan kalsium lebih utama untuk kekuatan tulang.

Dengan mengonsumsi susu secara rutin, kadar kalsium dalam darah selalu normal sehingga mengurangi pengambilan cadangan kalsium dari tulang. Dibandingkan dengan makanan dan minuman lainnya, susu paling mudah diserap oleh tubuh. Sehingga tanpa disadari kita pun memiliki banyak tabungan kalsium dan tulang menjadi lebih sehat.

Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk minum susu jika Anda menginginkan lebih banyak protein saat sarapan. Selain kalsium dan protein, susu mengandung potasium, magnesium, fosfor dan vitamin yang berguna untuk pemeliharaan organ-organ tubuh dan perkembangan sel. Malam hari juga bisa jadi waktu yang tepat minum susu untuk Anda yang lelah seharian bekerja dan ingin bersantai. Susu mengandung asam amino triptofan yang membantu otak melepaskan serotonin yang dapat membantu Anda rileks.

Untuk itu, susu sebaiknya menjadi  bagian asupan Anda setiap hari. Konsumsi Susu Kental Manis Frisian Flag Full Cream Gold setiap hari sesuai dengan saran penyajian disertai dengan pola makan yang baik (mengatur asupan gula, garam, dan lemak sesuai kebutuhan harian) serta olahraga teratur akan mendukung kesehatan keluarga.

Artikel Terkait